Yasap Kupang/brieven Masri
Timor, 05 Mei 2009

Kepada
Yth. Ibu Brecht
Di belanda
Saya mau ceritakan kepada Ibukeadaan saya waktu saya masih di kampung. Pada waktu saya masih sekolah SD, saya tinggal bersama orang tua kandung saya ,saya sampai SD kelas 6 saya tinggal bersama nenek dan saudara pada waktu saya mau ujian saya tidak kerja hanya belajar karena mau ujian, masuk bulan mei saya ujian dan yang terakhir saya lulus, saya mendapat peringkat dua. Setelah itu saya kasi tau orang tua, “saya sudah tamat tetapi saya tidak mau sekolah SMPdi kampung saya harus sekolah di kota”. Mama saya Tanya kepada om lale, “masri bilang dia mau sekolah kota”, lalu om lale bilang ada panti asuhan di noelbaki di panti itu menampung anak – anak untuk sekolah, mama saya bilang kalau begitu saya kasi masuk masri. Setelah mama saya kasi tau, saya senang karena tinggal di panti. Saya berteman dengan nofran dan yeti.
Pada tanggal 10 juni saya bersama nofran dan yeti, kami bertiga datang di babau dan kami bersama tanta Ester pergi mendaftar untuk sekolah SMP di oebelo setelah kami mendaftar kami datang di panti.
Dan yang saya rasakan di panti saya sangat bersyukur karena di panti sudah membantu saya untuk sekolah .
Ibu sekarang kami sudah memanen padi di sawa yang di kintal panti, kami sudah siap untuk menanam lagi, kami sekarang sudah membagi jadwal untuk belajar dan piket untuk mengontrol kami supaya belajar. Kami bangun pagi jam 5 berkumpul di aula lalu belajar bersama setelah belajar kami laki-laki membantu om karel basiram sayur di kebun.
Sesudah itu mandi berpakian makan dan berangkat kesekolah. Keluar sekolah makan siang istirahat, bangun lalu mandi dan belajar. Ibu saya minta maaf karena saya kadang – kadang bersalah, Saya berjanji saya tidak melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan aturan di Panti. Harapan saya harus sekolah baik –baik supaya tamat SMP saya bisa lanjut SMA. karna itu saya harus rajin belajar. Cita-cita saya menjadi orang yang baik untuk masa depan saya. Hanya dengan selembar kertas putih ini ibu saya minta maaf karena tulisan saya munggkin Kurang sempurna atau kurang jelas.
Demikian surat saya, saya ucapkan terima kasih.
Salam, MASRI
Retourtje Timor Brieven |